Senin, 25 November 2013

BERDOA DI WAKTU YANG TEPAT

                                 BERDO’A DI WAKTU YANG TEPAT




Diantara usaha yang bisa kita upayakan agar doa kita dikabulkan oleh Allah SWT adalah dengan memanfaatkan waktu-waktu tertentu yang dijanjikan oleh Allah bahwa ketika waktu-waktu tersebut dikabulkan. Diantara waktu-waktu tersebut adalah :

1.    Ketika sahur atau sepertiga malam yang terakhir
Allah mencintai hamba-Nya yang berdoa disepertiga malam yang terakhir

2.    Ketika berbuka puasa

3.    Ketika malam lailatul qadar

4.    Ketika adzan berkumandang

5.    Di antara adzan dan iqamah

6.    Ketika sedang sujud dalam shalat

7.    Ketika sebelum salam pada shalat wajib

8.    Di hari Jum’at

9.    Ketika turun hujan

10.    Hari Rabu antara Dzuhur dan Ashar

11.    Ketika hari Arafah

12.    Ketika perang berkecambuk

13.    Ketika meminum air zam-zam

SYAHADATAIN oleh Kang Hafidz

                                                             SYAHADATAIN
                                       PENTINGNYA DUA KALIMAT SYAHADAT
a)    Syahadat merupakan rukun islam yang ke 5 .
Islam dibangun atas lima perkara yaitu :
1.    Syahadat
2.    Shalat
3.    Zakat
4.    Puasa
5.    Naik Haji bagi yang mampu

b)    Syahadat merupakan pintu masuk Islam
•    Bagi orang kafir yang mau masuk Islam
•    Setelah ia mengucapkan syahadat maka ia muslim
Tidak ada syahadat ulang.
c)    Syahadat merupakan inti sari agama Islam
d)    Syahadat merupakan ringkasan prinsip-prinsip Islam
•    Inti ajaran Islam adalah ikhlas kepada Allah SWT dan mengikuti ajaran Rasul SAW
•    Keduanya ada dalam syahadatain
e)    Syahadat adalah globalnya Islam
f)    Syahadat asas perubahan
g)    Syahadat merupakan pesan seluruh Nabi
h)    Syahadat keutamaan agung



Minggu, 10 November 2013

BERBAKTI KEPADA ORANG TUA


Hadist Tentang Menghormati Orang Tua


عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ جَاءَ رَجُلٌ إِلَى رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ :يَا رَسُوْلَ اللهِ، مَنْ أَحَقُّ النَّاسِ بِحُسْنِ صَحَابَتِي؟ قَالَ أُمُّكَ، قَالَ ثُمَّ مَنْ؟ قَالَ أُمُّكَ، قَالَ ثُمَّ مَنْ؟ قَالَ أُمُّكَ، قَالَ ثُمَّ مَنْ، قَالَ أَبُوْكَ
Dari Abu Hurairah radhiyallaahu ‘anhu, belia berkata, “Seseorang datang kepada Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam dan berkata, ‘Wahai Rasulullah, kepada siapakah aku harus berbakti pertama kali?’ Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Ibumu!’ Dan orang tersebut kembali bertanya, ‘Kemudian siapa lagi?’ Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Ibumu!’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi?’ Beliau menjawab, ‘Ibumu.’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi,’ Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Kemudian ayahmu.’” (HR. Bukhari no. 5971 dan Muslim no. 2548)


 Perkataan “Ah” saja termasuk suatu dosa kepada orang tua apalagi, membentak, memukul, atau hal lainnya yang lebih kejam. Selain itu juga perlu berlemah lembut kepada orang tua selalu mendoakan keduanya agar dikasihi oleh Allah SWT.

وَقَضَى رَبُّكَ أَلَّا تَعْبُدُوا إِلَّا إِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا إِمَّا يَبْلُغَنَّ عِنْدَكَ الْكِبَرَ أَحَدُهُمَا أَوْ كِلَاهُمَا فَلَا تَقُلْ لَهُمَا أُفٍّ وَلَا تَنْهَرْهُمَا وَقُلْ لَهُمَا قَوْلًا كَرِيمًا . وَاخْفِضْ لَهُمَا جَنَاحَ الذُّلِّ مِنْ الرَّحْمَةِ وَقُلْ رَّبِّ ارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِي صَغِيرًا .الإسراء 23- 24  

Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia.” (Al Isra(17):23)

Hukum bakti kepada orang tua wajib ‘ainiy (mutlak) sedangkan durhaka kepada keduanya haram.

Hak-hak orang tua selama masih hidup :
1.   Menaati mereka selama tidak mendurhakai Allah
2.    Berbakti dan merendahkan diri pada orang tua
3.    Tidak boleh mengeraskan suara melebihi suara orang tua
4.    Berbicara lemah lembut di depan orang tua
5.    Menyediakan makanan untuk mereka
6.    Meminta ijin untuk berjihad atau untuk urusan yang lain
7.    Memberikan harta kepada orang tua menurut jumlah yang mereka inginkan
8.    Membuat keduanya ridha dengan berbuat baik kepada orang-orang yang dicintai mereka
9.    Tidak mencela orang tua atau tidak menyebabkan mereka dicela orang lain
10. Mendahulukan berbakti kepada ibu daripada ayah

Hak-hak orang tua setelah meninggal :
1.    Menshalati merka
2.    Beristighfar untuk meeka
3.    Menunaikan janji kepada orang tua
4.    Memuliakan teman kedua orang tua
5.    Menyambung tali silaturahmi dengan saudara ayah

Selasa, 05 November 2013

Keutamaan Mengucapkan Salam

Materi hari Jum’at, 01 November 2013 

Pementor( Teh Melda Iskawati ) 

Keutamaan Mengucapkan Salam

Saat ini kata salam terdengar asing. Orang-orang saat ini ketika bertemu dengan orang lain lebih sering menggunakan kata haiii, hello, sayonara,dadah dll. 
Padahal Islam telah datang dan mengajarkan yang lebih baik dari pada yang demikian, AllahuYahdihim. Sebagian (paraulama) mengatakanالسلامadalah nama Allah Subhanahuwata’ala, jika seseorang mengucapkanعليهالسلامberarti dia mengucapkan Nama Allah atas kamu” yang bermakna “Semoga kamu berada dalam lindungan Allah Subhanahuwata’ala” 

KEUTAMAAN SALAM 
1. Pahala yang sangat banyak bagi setiap yang mengucapkan salam. Dalil nya adalah dari Abu Hurairah Radhiyallahu‘anhu: 
“Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, bahwa seorang pemuda melewati Nabi Shallallahu ‘alaihiwasallam, sedang dalam keadaan duduk disebuah Majelis. Maka Pemuda ini mengucapkan “Assalamu’alaikum”, maka Nabi Shallallahu ‘alaihiwasallam mengatakan : “bagidia 10 kebaikan”. Lalu lewat Pemuda yang lain dan mengatakan : “Assalamu’alaikumwarahmatullah, Nabi Shallallahu ‘alaihiwasallam mengatakan : “Bagidia 20 kebaikan” kemudian lewat lagi Pemuda yang lainnya mengatakan : “Assalamu’alaikumwarahmatullahiwabarakatuhu” Nabi Shallallahu ‘alaihiwasallam mengatakan :”Bagidia 30 kebaikkan” (HR. IbnuHibban 493, Abu Daud 5195, Tirmidzi 2689) 

 2. Meyebarkan salam merupakan sebab yang bisa membuat seseorang mulim saling mencintai dan sebab yang mengantarkan kepada Al Jannah (Surga), Dalilnyaadalah: “Dari Abu HurairahRadhiyallahu ‘anhu, dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihiwasallam beliau bersabda : Kalian tidak akan masuk Jannah sampai kalian beriman dan kalian tidak akan beriman sampai kalian saling mencintai. Maukah kalian aku tunjukkan apa yang bisa membuat kalian saling mencintai? Para Shahabat berkata : “Tentuya Rasulullah..” Sebarkanlah salam diantara kalian”.(HR. Muslim no.54). 

3. Terhindar dari bahaya 

4. Mempererat tali silaturahmi 

5. Selalu mengingat Allah SWT 

6. Mendapatkan berkah dan kebaikan dari Allah,